Mungkin sekarang
kehidupanku berbeda dengan dulu..
Bahagia ku dalam setiap
nafas nadi yang Engkau berikan tiap detiknya Tuhanku. Syukurku pada Mu wahai
yang maha Agung nan penuh kasih sayang yang tiada luput ku bosan mengucapkannya
pada tiap-tiap doa shalat farduku. Allahku begitu sayang pada ku. Iyah, pada ku
si penderita bronchitis akut yang entah berapa tahun lagi ku hidup dan mampu
bertahan. dalam hidupku begitu banyak sekali cerita yang ku jadikan sejarah
kehidupan. Yang tiada hentinya terus mewarnai tiap hari-hariku, tentunya.
Bertemu teman-teman yang
beragam wataknya, beragam favoritnya, hobinya, profesinya, gayanya, entahlah
itu membuatku semakin dewasa untuk berfikir menjadi manusia yang sederhana
layaknya kekasihku, Muhammad Saw. Ku menemukan tempat-tempat yang membawaku ke
dunia yang menjadikanku wanita yang berfikir, mau kemanakah aku ini? mau jadi
apakah aku ini? bagaimana dengan masa depanku?. Aku.. bertemu dengan mu.
Membuatku mengerti bahwa kau mengajarkanku arti sebuah senyuman dengan rasa
kasih sayang. Tapi aku tersadar,, bahwa cinta dan pengorbanan itu ku dapatkan
dari kedua orang tua ku. Dan betapa berartinya mereka buat ku. Menjadikanku
wanita shalihah dengan cita-cita membahagiakan meraka berdua. Tak dapat ku
pungkiri, aku… mencinta mereka. Bahkan demi apa pun, aku rela berkorban. Kini
ku mati-matian menempuh ilmu hingga kelak ku dapat menjadi seseorang yang dapat
menerbangkan ayah dan ibuku ke tempat tanah suci. Semoga mimpi ini tak hanya
sekedar mimpi. Kelak kan ku buktikan bahwa ini bukanlah impian melainkan sebuah
kenyataan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar