Senin, 17 Juni 2013

I Love You, Allah


Mungkin sekarang kehidupanku berbeda dengan dulu..

Bahagia ku dalam setiap nafas nadi yang Engkau berikan tiap detiknya Tuhanku. Syukurku pada Mu wahai yang maha Agung nan penuh kasih sayang yang tiada luput ku bosan mengucapkannya pada tiap-tiap doa shalat farduku. Allahku begitu sayang pada ku. Iyah, pada ku si penderita bronchitis akut yang entah berapa tahun lagi ku hidup dan mampu bertahan. dalam hidupku begitu banyak sekali cerita yang ku jadikan sejarah kehidupan. Yang tiada hentinya terus mewarnai tiap hari-hariku, tentunya.

Bertemu teman-teman yang beragam wataknya, beragam favoritnya, hobinya, profesinya, gayanya, entahlah itu membuatku semakin dewasa untuk berfikir menjadi manusia yang sederhana layaknya kekasihku, Muhammad Saw. Ku menemukan tempat-tempat yang membawaku ke dunia yang menjadikanku wanita yang berfikir, mau kemanakah aku ini? mau jadi apakah aku ini? bagaimana dengan masa depanku?. Aku.. bertemu dengan mu. Membuatku mengerti bahwa kau mengajarkanku arti sebuah senyuman dengan rasa kasih sayang. Tapi aku tersadar,, bahwa cinta dan pengorbanan itu ku dapatkan dari kedua orang tua ku. Dan betapa berartinya mereka buat ku. Menjadikanku wanita shalihah dengan cita-cita membahagiakan meraka berdua. Tak dapat ku pungkiri, aku… mencinta mereka. Bahkan demi apa pun, aku rela berkorban. Kini ku mati-matian menempuh ilmu hingga kelak ku dapat menjadi seseorang yang dapat menerbangkan ayah dan ibuku ke tempat tanah suci. Semoga mimpi ini tak hanya sekedar mimpi. Kelak kan ku buktikan bahwa ini bukanlah impian melainkan sebuah kenyataan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

K E T I K A

Ketika kamu menemukan seseorang yang mampu membuatmu berpikir untuk berusaha melupakan hal-hal buruk yang melekat di ingatanmu, hanya agar ...