Sabtu, 03 November 2012

keep smiling ^_^


Senyum Penawar Sakit di Hati

merenung.. adalah hal yang selalu terjadi disaat kesalahan menodai hati, fikiran, bahkan tubuh kita. Siapa sangka dari penyakit hati dapat menyebabkan kesetresan pada diri kita..?? itulah sebabnya menurutku hati adalah tempat terjadinya penyakit yang paling sering diderita orang. Aku berfikir sejenak.. alangkah jahatnya bila orang yang memiliki hati tapi tak dapat merasakan bahkan tak peduli dengan kesalahan-kesalahan yang diperbuatnya.
Inilah Manfaat Tersenyum...
Apakah kamu termasuk orang yang murah senyum? Bila ya, maka beruntunglah, karena kamu memiliki salah satu ciri orang yang baik dan tidak gampang sakit. Tentu dengan senyum yang wajar, dan tidak dibuat-buat, atau berusaha untuk selalu tersenyum.
                                                 
Namun, harus juga diingat, kebanyakan senyum bisa bahaya. Kok? Karena kamu dikira orang yang kurag waras alias ‘gila’ hahaha :D. Selain itu, jangan juga suka over smile (kebanyakan senyum) karena wanita ternyata tidak suka pada pria yang suka senyum.. ^_^

Dikutip dari fyiliving, serangkaian studi mengungkap bahwa pria menganggap wanita yang murah senyum adalah yang paling menarik, sementara bagi wanita, pria yang paling hot adalah mereka yang gagah. Persepsi ini tidak berlaku sebaliknya. Pria tidak suka wanita yang berekspresi gagah dan ternyata, wanita tidak tertarik dengan pria yang murah senyum.

Lebih lanjut, para peneliti mencari tahu penyebab perbedaan persepsi karena gender ini. Mereka menduga, wanita tidak merasa bahagia atau tertarik pada pria yang hobi senyum-senyum karena itu menunjukkan kesan feminin dan tidak mendominasi. Sementara ekspresi gagah menunjukkan kemampuan si pria menjadi penyokong yang baik. Namun jika Anda tipe wanita yang mendominasi, maka tipe pria murah senyum ini akan menarik perhatian Anda.

Tapi, Anda boleh tetap tersenyum, karena tersenyum itu sehat dan menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang penuh percaya diri. Itulah hasil penelitian yang dilakukan sejumlah ahli, bahwa orang yang biasa tersenyum, maka akan menambah kepercayaan diri dan bisa memperpanjang usia.
Berikut ini, enam hal manfaat dari tersenyum :

a. Lebih menarik
Sebuah studi tentang kebiasaan pria yang mendekati wanita di sebuah bar. Ketika seorang perempuan mengadakan kontak mata dengan seorang pria, kemungkinan ia akan melakukan pendekatan hanya 20 persen. Namun, ketika perempuan yang sama tersenyum, kemungkinan meningkat menjadi 60 persen.
 
b. Memperpanjang usia
Untuk hal ini, mungkin perlu penelitian lebih mendalam. Sebab, tak ada yang tahu berapa jatah umur yang diberikan Tuhan kepada seseorang. Tapi, dalam sebuah studi dari gambar yang diambil dari seorang pemain Bisbol, pada tahun 1952, mereka yang tersenyum ternyata memiliki kehidupan atau usia lebih panjang dibandingkan mereka yang tidak tersenyum. Dan panjang umurnya lebih panjang sekitar tujuh tahun.

c.Meningkatkan kepercayaan
Dalam satu penelitian, dilaporkan sekitar sepuluh persen peserta lebih cenderung memercayai orang lain jika mereka tersenyum. Sementara, mereka yang selalu serius, tidak terlalu dipercaya. Mungkin, ini tipenya sersan, serius tapi santai.

d. Obat sakit hati
Nah, jika Anda sedang patah hati, cobalah untuk selalu tersenyum, karena ini merupakan salah satu cara untuk mengurangi sakit hati karena faktor psikologis. Bahkan disebutkan, memaksakan diri untuk tetap tersenyum kendari dalam keadaan tidak kita sukai, sudah cukup untuk mengangkat suasana hati kita.

e. Memperkuat daya pikir
 Sudah pasti tersenyum itu akan membuat kita merasa nyaman. Tapi, ilmuwan sosial yang mengkaji masalah hubungan senyum dengan kemampuan berpikir, ternyata menunjukkan hal positif secara holistic. Seseorang yang mudah tersenyum akan akan meningkatkan daya piker sekaligus memiliki kemampuan untuk menyelesaikan tugas dengan baik dibandingkan mereka yang sulit tersenyum.

f. Mudah dimaafkan
 Sebuah penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang biasa tersenyum akan lebih toleran terhadap orang lain dibandingkan mereka yang tidak. Selain itu, orang yang biasa tersenyum akan mudah meminta maaf bila melakukan kesalahan lalu berusaha untuk memperbaiki diri. Tidak peduli apakah itu senyum palsu, senyum sedih, atau senyum nyata, mereka semua ampuh membuat kita memberikan maaf.


Selasa, 23 Oktober 2012

in the quietness of the night


di Kesunyian Malam dan Sayupnya Bayu ..


di tengah heningnya malam
di semilirnya bayu nan tersulam
di bawah lampu nan temaram
di kaki langit nan kelam
getar bibirku lemah bergumam...

duhai Tuhanku...
terasa sepi menggigit qalbuku
dalam gelap asa nan pilu
kutersungkur di hadapan-Mu

duhai Tuhanku...
mengapakah dengan diriku
yang terasa begitu sendu
dalam gelak tawa nan semu
dalam senyum canda nan bisu
saat sebuah nyawa meregang kaku
di sini... di sudut qalbuku
pedih... bagai disayat sembilu

duhai Tuhanku...
masihkah ada detikku
detik 'tuk meraih Cinta-Mu
masihkah ada waktuku
waktu 'tuk menggapai Asa-Mu
masihkah ada harapku
harap 'tuk bisa selalu mendampingi-Mu...

duhai Tuhanku...
betapa kusendiri di malam ini
betapa kusepi di senyap ini
betapa kuresah di kabut ini
betapa kugelisah di gelap ini

duhai Tuhanku...
betapa kurindu Rengkuh Tangan-Mu
betapa kuingin Belai Lembut Jemari-Mu
di sela-sela helai rambutku
di antara derai tetes air mataku
di kisi-kisi relung hatiku

betapa kuimpikan Diri-Mu
'kan selalu bersanding di sini, di sisiku...

duhai Tuhanku...
masihkah terbuka Pintu-Pintu-Mu
untuk diri yang tiada malu
masihkah 'kan Kau Dekap aku
tatkala qalbu masih menduakan-Mu

duhai Tuhanku...
hapuslah tetes-tetes air di pipiku
usaplah mata dan wajahku
karena hanya Kau-lah yang mampu
untuk melakukan semua itu
karena hanya Kau-lah yang tahu
segala debur di dadaku

dan,
hanya Kau-lah, Tuhanku
tujuan segala Damba dan Rindu...

gelap gulita..bersuara..dan tak bersapa..


Kesunyian Malam

Malam ini,, suasana di pondokku amatlah sunyi..

Ditemani sepasang hadset dengan putaran lagu sholawat mayada yang berjudul “sholla robbuna” . aku suka dengan lagu itu, pembawaan lagu nya tenang, berirama, penuh penghayatan. Haha hanya gue yang selalu menghayati lagu-lagu mellow kali yach..?? ahaha :D *tepok jidat* hemmm.. tapi ini bukan hobby gue lhoooo.. :O hehehe……………

Hari ini kelakuan gue kayaknya murka banget dech.. -___-‘ yaaaa ajaa kaliih besok UTS tapi gue nya malah curcol ke BLOGG gara-gara nungguin sinyal bin Oon-nyaa keterlaluan tingkat dewAAAA.. aaaahh kesel banget gue.!!”pake banget” gimana ngga kesel cobaa dari jam 9nan malem tadi sampe jam 00.00 tengah malem bagian barat alias bagian sabil yang paling pelosok(kamargue) saking ngga ada sinyalnya…!! Uuufffhh aaarrgggh… tapi, akhirnya gue bisa ngirim juga tuh tugas ke emailnya pak Tantan. Iyah, dia guru di mata kuliah sosiologi perkotaan. Yang setiap minggunya anak-anak selalu mendapatkan tugas, dan haaaarus dikirim lewat Blogg dan batas akhir pengiriman pada malam rabu pukulm 00.00 tEEEeetTooootttt… . . -_____-‘

Perlu diketahui sodarah-sodarah.. hari ini gue udah bersin-bersin selama 22 kali. Ngga tau ini virus apaan aja yang udah masuk ke hidung gue. Nampaknya ni virus ganjeen juga yah -___-‘  pake masuk2 ke dalam tubung gue. Huuufffftt.

Hari ini juga dan masih detik-detik malam ini juga. Gue masih bersantai-santai di bangku ruang tengah sambil baca2 rangkuman buat UTS besok. haha kalian mau tau kenapa gue belajar disana..???? karna gue streeeSSSh lampu sikriingnya mati2an mulu…!!!!! Al-hasil gue belajar di ruang tengah karna kamar gue berjauhan dengan air, sikriiing yah menurut gue pentiing bgt buat saat ini. Karna menentukan antara mati dan hidup gue -_____- aaaarrhhstaagaa. Kalo ni tugas ngga dikirim gue bisa kehilangan nilai. Oohhhh no.!!

Aahh tidaakk! Bulan oktebeer~~~ berlalulaah sepertinya kau telah membuatku agak strreeess dengan kesialan2 yang berturut2 di tiap minggunya… -___- huufftt..

Okeh okeeeh… udah dulu yaah kawaaan lanjuut besook yaah.. dadaaah :*

Nite. And Nice Dream there……..

Jumat, 21 September 2012

Dalil larangan memanjangkan kuku


A: hmm kalo dalam ajaran islam, boleh ngga yah kita memanjangkan kuku?

B: "ya nggak boleh lah!"

A: " memangnya ada dalil yang tìdak memperbolehkan?"

B: " ini dalil yang menguatkan agar kita memotong kuku yang berarti agar tidak memanjangkannya, dari sebuah hadits riwayat Anas disebutkan "Rasulullah saw menetapkan waktu kepada kami dalam mencukur kumis, memotong kuku, mencukur ketiak dan rambut kemaluan, hendaknya kami tidak meninggalkan hal itu lebih dari empat puluh hari," (HR. Ahmad, Muslim, dan Nasa'i, lafadz hadist ini berdasarkan riwayat Nasa'i dan Ahmad). Dan ini dalil berikutnya, Rasulullah saw bersabda: "fitrah itu ada lima: berkhitan, istihdad (mencukur rambut kemaluan), memotong kumis, memotong kuku dan mencabut bulu ketiak," (HR. Bukhari dan Muslim).
Nah, siapa yang tak memotong kukunya, maka ia telah menyalahi sunnah fitrah. Jadi maksimal 40 hari kita memotong kuku, kan ada hikmahnya juga yaitu kebersihan lebih terjaga, selain itu juga menghindari Tasyabbuh (menyerupai) orang-orang kafir dan binatang-binatang buas yang berkuku panjang, Wallahu a'lam.

 

Alhamdulillah, memotong kuku termasuk salah satu perkara fitrah, berdasarkan sabda nabi Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam:

"Perkara fitrah ada lima: Berkhitan, mencukur bulu kemaluan, menggunting kumis, menggunting kuku dan mencabut bulu ketiak."
(H.R Al-Bukhari dan Muslim)

Dalam hadits shahih lainnya disebutkan bahwa perkara fitrah ada sepuluh, salah satunya adalah menggunting kuku.
Diriwayatkan dari Anas bin Malik Radhiyallaahu 'Anhu ia berkata:

"Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam memberi kami batas waktu untuk menggunting kumis, menggunting kuku, mencabut bulu ketiak dan mencukur bulu kemaluan, yaitu tidak membiarkannya lebih dari empat puluh hari."
(H.R Ahmad, Muslim dan Nasa'i, lafal hadits di atas adalah lafal hadits riwayat Ahmad)

Barangsiapa tidak menggunting kukunya berarti ia telah menyalahi perkara fitrah.
Hikmah pelarangannya ialah untuk menjaga kesucian dan kebersihan, karena kadangkala dalam kuku tersebut tersimpan kotoran, dan juga untuk menghindari bentuk penyerupaan diri dengan orang-orang kafir dan hewan-hewan bercakar dan berkuku panjang.

Sumber2 lainnya//

Islam melarang wanita dan pria untuk memanjangkan kuku. Sebagian kaum wanita sengaja memanjangkan kuku-kuku mereka atau membuat kuku-kuku palsu yang jelas menyalahi fitrah. Sementara, bagi seorang Muslimah diharapkan darinya untuk mengerjakan segala sesuatu yang berkenaan dengan perangai fitrah.
Salah satu perangai fitrah tersebut adalah memotong kuku. Mereka yang memanjangkan kukunya mungkin mengatakan : ” Saya memelihara kuku-kuku saya dan saya mencucinya setiap hari”.

Maka jawabannya adalah :

Pertama : Syari’at Islam telah melarang memanjang kuku. Syaikh Abdul Aziz bin Baaz rahimahullah menyatakan: “Memanjangkan kuku adalah menyelisihi ajaran As-Sunnah.

Diriwayatkan dengan shahih dari Nabi Shollallahu’alayhi wa sallam, bahwa Beliau bersabda :
“Perkara fitrah ada lima: Berkhitan, mencukur bulu kemaluan, menggunting kumis, menggunting kuku dan mencabut bulu ketiak.”
(H.R Al-Bukhari dan Muslim)

Kuku dan yang lainnya tersebut tidak boleh dibiarkan panjang lebih dari 40 hari, berdasarkan riwayat dari Anas radhillahu ‘anhu, bahwa ia bercerita :

“Rasulullah Shollallahu ‘alayhi wa sallam memberi batasan kepada kami dalam memendekkan kums, memotong kuku, mencabut bulu ketiak dan mencukur bulu kemaluan dengan tidak membiarkannya lebih dari empat puluh malam.”.

Karena memanjangkan semua bagian tersebut menyerupai binatang dan sebagian orang-orang kafir. (Fatawal Mar’ah 167).

Syaikh Muhammad Al-Utsaimin rahimahullah menyatakan: “Termasuk aneh, apabila orang-orang yang mengaku modern dan berperadaban membiarkan kuku-kuku mereka panjang, padahal jelas mengandung kotoran dan najis, serta menyebabkan manusia menyerupai binatang”.

Kedua : Dari segi kesehatan, sesungguhnya mencuci kuku itu tidak membuat kuku itu bersih dari kuman dan kotoran, karena air tidak dapat mencapai bagian bawah kuku. Itu hal yang jelas dan dapat dimaklumi.

K E T I K A

Ketika kamu menemukan seseorang yang mampu membuatmu berpikir untuk berusaha melupakan hal-hal buruk yang melekat di ingatanmu, hanya agar ...