Ada yang tenggelam..
Ada yang
mengapung di dalam matamu sesuatu seperti luka. Tapi riaknya terlalu kecil
untuk membuatku sadar bahwa rindu kita telah tercemar. Mungkin kau menyimpan
semuanya rapat-rapat hanya untuk menunggu waktu yang benar mengirimiku kartu
ucapan bergambar darah dengan sebuah tulisan ‘terlambat’.
Ada yang
mengambang di sudut bibirmu sesuatu seperti luka. Tetapi gelombangnya terlalu
tenang untuk membangunkanku dan dingin nafasmu ternyata enggan menyelamatkan
sepi yang kau tanam diseluruh mimpi. Mungkin waktu terlalu naïf dan jarak selalu lupa merekam
rasa sesak yang kita nikmati berdua.
Ada yang
tenggelam di dasar kenangan. Sesuatu, seperti kau.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar