Selamat malam dunia.
Rupanya malam ini tak seperti biasanya, tanpa bintang dan juga bulan. Lihatlah,
namun ku tetap berada disini, mampu bertahan meski gelapnya gulita namun ada
seseorang yang kini menjadi lilin kecil disetiap malamku. Membuatku tersenyum,
dan tertawa kecil karna uniknya. Tak hanya mampu menerangi sepi hirup malamku,
namun ia menjadi lagu dalam irama nina boboan disetiap pejam mataku. Entahlah,
kata-kataku tak seperti sebenarnya aku seperti apa yang kerap kali kau lihat.
Inilah kelebihanku,, bersuara dalam ketikan tak berirama,, sepi tanpa bicara.
Malam ini..
bronkitisku kambuh lagi. Entahlah aku tak ingin merepotkan kedua orang tua ku
dengan cara mengeluh dan memberitahu bahwa keadaanku kini benar-benar tidak
fit. Apalagi memberitahu kamu, orang yang kini kerap kali hadir dan membuatku
tersenyum. Malam ini,, dalam kondisi yang memang kurang fit. Aku ingin
memberitahu mu, bahwa saat ini aku tengah sayang padamu. Entah sejak kapan,
senyum ini selalu secara spontan menyapa tiap hari-hariku. Bagaimana dengan
dirimu…?
Sejujurnya…
Aku tak menyesal
telah berkata demikian. Kau tau apa itu cinta?
Menurutku cinta itu
adalah kemungkin-mungkinan. Karena bagiku cinta mungkin saja berbohong, namun
ia lebih memilih jujur pergi ketimbang tetap tinggal. Cinta bagiku ia seperti
mood. Suka dia ambil, ngga suka yaa dia buang. Cinta bagiku kaya duren mengkel
yang beli di kampong hutan bersama mu itu, rasanya ga terlalu manis namun tetap
enak bila dinikmati bersama yang manis. Cinta bagiku seperti chicken lovers yang
dagingnya gede, dan kenyang dinikmatin. Cinta bagiku seperti pepaya mengkel
dingin, rasanya manis dan menyegarkan. Cinta bagiku seperti susu jahe, tetap
manis dan menghangatkan. Cinta bagiku seperti es jeruk special, selalu
membuatku terasa lebih bersemangat. Namun tetap saja, cinta bagiku adalah
sejuta…
Setia, Jujur, dan
Taqwa……….
kau tau,, apa yang
saat ini tak bisa ku percayai adalah tentang apa yang orang lain membicarakan
kau bersama yang saat ini tak ingin ku dengar. Bahasa ku mungkin tak sanggup
kau fahami, tapi paling tidak kau sudah berusaha hadir, dan membuatku tersenyum
selama dan sesederhana ini. Dan aku suka…
Bahagiaku saat ini
adalah yang demikian tak dapat ku ungkapkan. Entah apa yang ku rasa, namun
begitu nyata. Aku tau ini bukan mimpi, dan aku membiarkannya tetap terjaga dan
membuat ia menjadi sahabat tidurku di setiap harinya. Aku tau, dan aku yakin
bahagia ini tak lama lagi kan berada pada tangan si pemiliknya. Begitu pula
dengan kecewa. Ia kerap kali bertukar rasa, tanpa sepengetahuan dan seizinku
dulu. Jika ku boleh meminta, aku ingin terus berada dalam kebersamaannya di
bawah rinai hujan sebuah payung sepanjang jalan menuju asrama.
Apa yang saat ini ku
rasa… belum tentu kau rasa. Begitu sebaliknya, apa yang kau rasa belum tentu ku
rasa. Rasa suka adalah sifat yang wajar. Kau suka aku suka, bahwa ini adalah
bentuk keadilan Tuhan yang menakdirkan kita pada awal sejatinya, manusia. Itulah
mengapa tuhan menciptakan langit dan bumi. Karena di bumi, adalah tempat
pertemuan. Pertemuan takdir yang mempertemukan kita misalnya, heheehe.
Nyatanya.. waktu
adalah hal yang bisa menyapu dan yang menghantar segalanya. Baik kenangan
maupun perasaan. Baik hal buruk maupun hal-hal baik. Entahlah begitu banyak
waktu yang sudah terlewati, bahkan tentang hal hati…
Cinta Adalah
Penerimaan.. 10111213..
Nanti entah kapan..
kamu harus menghargai kau lebih dari benda-benda yang di tempeli harga. Lebih dari
mimpi-mimpi diselembar lotre.
Terkadang aku kerap
bertanya-tanya bagaimana biasanya cara yang kamu pakai saat mengingatku. Apakah
ketika angin membawa terbang debu masuk ke matamu maka kamu mengingatku? Apakah
ketika akamu berada di antara mengantuk dan ingin melihat ponsel dan ada namaku
maka kamu mengingatku?
Kau tau? aku bukanlah
martabak special yang manis tuk dinikmati. Aku hanyalah kue cucur yang
sederhana, mungkin tak begitu manis, tapi meski tak begitu enak dilihat, aku
tampil seadanya. It’s me..
Begitu banyak cerita,
di sesingkat hari yang ku alami. Demikian kenangan yang kian menggenang. Sampai
ku bingung apa lg yang harus ku bicarakan. Baiklah ini cerita tentang hal
hatiku di hari special itu…
Pagi..
Seperti hari
biaasanya.. ada semangat kecil yang telah mendorongk pagi ini. meski malamnya
ku memang benar-benar lg keadaan tidak fit. Aku ke Rumah Sakit UIN Syarif
Hidayatullah, yaa aku sendirian. Tak berharap siapapun datang saat itu. Yaa inilah
aku, tidak ingin orang lain terlibat dalam rasa sakit yang aku rasakan malam
itu. Memang seharusnya dalam cerita cinta, kamu ada dan menemaniku saat aku
sakit, memerhatiku dan berbicara “sayang… abis ini minum yaa obatnya, jangan
terlalu malam tidurnya dan mengecup keningku.” Hemmm aku buka artis yang
demikian kerap kali ku tonton saat liburan dirumah. Tapi ini nyata, ini aku
yang sebenarnya. Setelah itu aku memang menginap dikosan temenku, iis. Aku mengerjakan
tugas untuk ku kumpulkan di hari esoknya. Paginya.. kita bertemu. Aku menemanimu
makan. aku tau saat itu kamu belum sarapan. Makanya aku ingin melihatmu makan
di depanku. Aku berada di ruang 607 saat itu bersamamu. Lucu sekali, bertemu
sebentar dan kemudian kita kembali ke kelas masing-masing. Beberapa jeda di
mata kuliah ke 2 aku lebih awal keluar dari kelas, karena dosenku hanya
menyuruhku untuk mengerjakan tugas. Karena kelasku kosong menunggu dzuhur aku
ke lobby dakwah berkumpul dengan teman-temanku. Membicarakan kesepakatan kita untuk
praktikum minggu depan. Seperti biasa,, ada sms dari mu.. hehe
Menanyakan keberadaanku
dimana. Hemmm tak lama aku memberitahumu, kamu langsung datang menghampiriku. Ini
yang terkadang membuatku tersenyum tak henti-henti. Keberanianmu dan cara
sosialisasi kamu dengan teman-teman yang membuatku semakin kagum padamu.
Malam hari pun tiba…
Seusai ujian
translate…
Aku sedang mengutak-atik
laptopku. Aku mengerjakan tugas uas soskom untuk dikumpul besoknya. Tak lama
ada telfon darimu.. kamu menceritakan bagaimana apa yang sebenarnya kamu
rasakan. Menceritakan semuanya… aku mencoba memahami dan mengartikan semua tiap
ucapanmu. Dan seketika aku tersenyum.. dan kemudian mengatakan..
Love you too….
Ku inginkan yang
SEJUTA, setia jujur dan taqwa. Semoga kamu menjadi setianya aku. Yang setia
mencintai yang juga sepenuhnya setia mencintaiNYa. Yang jujur apa adanya. Dan taqwa
padaNYa..
Kalaupun kau buta
karena mencintaiku, jadilah penuntun yang baik untukku. ;) selamat malam
kesayangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar