Sabtu, 14 Desember 2013

moment in the eyes forever on the soul..

Selamat malam dunia. Rupanya malam ini tak seperti biasanya, tanpa bintang dan juga bulan. Lihatlah, namun ku tetap berada disini, mampu bertahan meski gelapnya gulita namun ada seseorang yang kini menjadi lilin kecil disetiap malamku. Membuatku tersenyum, dan tertawa kecil karna uniknya. Tak hanya mampu menerangi sepi hirup malamku, namun ia menjadi lagu dalam irama nina boboan disetiap pejam mataku. Entahlah, kata-kataku tak seperti sebenarnya aku seperti apa yang kerap kali kau lihat. Inilah kelebihanku,, bersuara dalam ketikan tak berirama,, sepi tanpa bicara.
Malam ini.. bronkitisku kambuh lagi. Entahlah aku tak ingin merepotkan kedua orang tua ku dengan cara mengeluh dan memberitahu bahwa keadaanku kini benar-benar tidak fit. Apalagi memberitahu kamu, orang yang kini kerap kali hadir dan membuatku tersenyum. Malam ini,, dalam kondisi yang memang kurang fit. Aku ingin memberitahu mu, bahwa saat ini aku tengah sayang padamu. Entah sejak kapan, senyum ini selalu secara spontan menyapa tiap hari-hariku. Bagaimana dengan dirimu…?
Sejujurnya…
Aku tak menyesal telah berkata demikian. Kau tau apa itu cinta?
Menurutku cinta itu adalah kemungkin-mungkinan. Karena bagiku cinta mungkin saja berbohong, namun ia lebih memilih jujur pergi ketimbang tetap tinggal. Cinta bagiku ia seperti mood. Suka dia ambil, ngga suka yaa dia buang. Cinta bagiku kaya duren mengkel yang beli di kampong hutan bersama mu itu, rasanya ga terlalu manis namun tetap enak bila dinikmati bersama yang manis. Cinta bagiku seperti chicken lovers yang dagingnya gede, dan kenyang dinikmatin. Cinta bagiku seperti pepaya mengkel dingin, rasanya manis dan menyegarkan. Cinta bagiku seperti susu jahe, tetap manis dan menghangatkan. Cinta bagiku seperti es jeruk special, selalu membuatku terasa lebih bersemangat. Namun tetap saja, cinta bagiku adalah sejuta…
Setia, Jujur, dan Taqwa……….
kau tau,, apa yang saat ini tak bisa ku percayai adalah tentang apa yang orang lain membicarakan kau bersama yang saat ini tak ingin ku dengar. Bahasa ku mungkin tak sanggup kau fahami, tapi paling tidak kau sudah berusaha hadir, dan membuatku tersenyum selama dan sesederhana ini. Dan aku suka…
Bahagiaku saat ini adalah yang demikian tak dapat ku ungkapkan. Entah apa yang ku rasa, namun begitu nyata. Aku tau ini bukan mimpi, dan aku membiarkannya tetap terjaga dan membuat ia menjadi sahabat tidurku di setiap harinya. Aku tau, dan aku yakin bahagia ini tak lama lagi kan berada pada tangan si pemiliknya. Begitu pula dengan kecewa. Ia kerap kali bertukar rasa, tanpa sepengetahuan dan seizinku dulu. Jika ku boleh meminta, aku ingin terus berada dalam kebersamaannya di bawah rinai hujan sebuah payung sepanjang jalan menuju asrama.
Apa yang saat ini ku rasa… belum tentu kau rasa. Begitu sebaliknya, apa yang kau rasa belum tentu ku rasa. Rasa suka adalah sifat yang wajar. Kau suka aku suka, bahwa ini adalah bentuk keadilan Tuhan yang menakdirkan kita pada awal sejatinya, manusia. Itulah mengapa tuhan menciptakan langit dan bumi. Karena di bumi, adalah tempat pertemuan. Pertemuan takdir yang mempertemukan kita misalnya, heheehe.
Nyatanya.. waktu adalah hal yang bisa menyapu dan yang menghantar segalanya. Baik kenangan maupun perasaan. Baik hal buruk maupun hal-hal baik. Entahlah begitu banyak waktu yang sudah terlewati, bahkan tentang hal hati…
Cinta Adalah Penerimaan.. 10111213..
Nanti entah kapan.. kamu harus menghargai kau lebih dari benda-benda yang di tempeli harga. Lebih dari mimpi-mimpi diselembar lotre.
Terkadang aku kerap bertanya-tanya bagaimana biasanya cara yang kamu pakai saat mengingatku. Apakah ketika angin membawa terbang debu masuk ke matamu maka kamu mengingatku? Apakah ketika akamu berada di antara mengantuk dan ingin melihat ponsel dan ada namaku maka kamu mengingatku?
Kau tau? aku bukanlah martabak special yang manis tuk dinikmati. Aku hanyalah kue cucur yang sederhana, mungkin tak begitu manis, tapi meski tak begitu enak dilihat, aku tampil seadanya. It’s me..
Begitu banyak cerita, di sesingkat hari yang ku alami. Demikian kenangan yang kian menggenang. Sampai ku bingung apa lg yang harus ku bicarakan. Baiklah ini cerita tentang hal hatiku di hari special itu…
Pagi..
Seperti hari biaasanya.. ada semangat kecil yang telah mendorongk pagi ini. meski malamnya ku memang benar-benar lg keadaan tidak fit. Aku ke Rumah Sakit UIN Syarif Hidayatullah, yaa aku sendirian. Tak berharap siapapun datang saat itu. Yaa inilah aku, tidak ingin orang lain terlibat dalam rasa sakit yang aku rasakan malam itu. Memang seharusnya dalam cerita cinta, kamu ada dan menemaniku saat aku sakit, memerhatiku dan berbicara “sayang… abis ini minum yaa obatnya, jangan terlalu malam tidurnya dan mengecup keningku.” Hemmm aku buka artis yang demikian kerap kali ku tonton saat liburan dirumah. Tapi ini nyata, ini aku yang sebenarnya. Setelah itu aku memang menginap dikosan temenku, iis. Aku mengerjakan tugas untuk ku kumpulkan di hari esoknya. Paginya.. kita bertemu. Aku menemanimu makan. aku tau saat itu kamu belum sarapan. Makanya aku ingin melihatmu makan di depanku. Aku berada di ruang 607 saat itu bersamamu. Lucu sekali, bertemu sebentar dan kemudian kita kembali ke kelas masing-masing. Beberapa jeda di mata kuliah ke 2 aku lebih awal keluar dari kelas, karena dosenku hanya menyuruhku untuk mengerjakan tugas. Karena kelasku kosong menunggu dzuhur aku ke lobby dakwah berkumpul dengan teman-temanku. Membicarakan kesepakatan kita untuk praktikum minggu depan. Seperti biasa,, ada sms dari mu.. hehe
Menanyakan keberadaanku dimana. Hemmm tak lama aku memberitahumu, kamu langsung datang menghampiriku. Ini yang terkadang membuatku tersenyum tak henti-henti. Keberanianmu dan cara sosialisasi kamu dengan teman-teman yang membuatku semakin kagum padamu.
Malam hari pun tiba…
Seusai ujian translate…
Aku sedang mengutak-atik laptopku. Aku mengerjakan tugas uas soskom untuk dikumpul besoknya. Tak lama ada telfon darimu.. kamu menceritakan bagaimana apa yang sebenarnya kamu rasakan. Menceritakan semuanya… aku mencoba memahami dan mengartikan semua tiap ucapanmu. Dan seketika aku tersenyum.. dan kemudian mengatakan..
Love you too….
Ku inginkan yang SEJUTA, setia jujur dan taqwa. Semoga kamu menjadi setianya aku. Yang setia mencintai yang juga sepenuhnya setia mencintaiNYa. Yang jujur apa adanya. Dan taqwa padaNYa..
Kalaupun kau buta karena mencintaiku, jadilah penuntun yang baik untukku. ;) selamat malam kesayangan.















Tidak ada komentar:

Posting Komentar

K E T I K A

Ketika kamu menemukan seseorang yang mampu membuatmu berpikir untuk berusaha melupakan hal-hal buruk yang melekat di ingatanmu, hanya agar ...